Sebanyak 78 murid SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar di sekolah pada Rabu (5/11). Sertifikat hasil TKA dapat digunakan sebagai dokumen pendukung dalam proses seleksi beasiswa maupun rekrutmen tenaga kerja, sehingga diharapkan mampu memperkuat daya saing lulusan SMK di tingkat regional maupun global.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta, Moch Harpan Nursitadhi, M.Pd. M.Eng, menuturkan bahwa pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta berjalan dengan lancar. “Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan yang unggul, tidak hanya dalam keterampilan kejuruan, tetapi juga dalam kemampuan akademik dan karakter. TKA dillaksanakan selama 2 hari dengan mata pelajaran, hari pertama (Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris), hari ke-2 dengan 2 mapel pilihan (Produk Kreatif dan Kewirausahaan , Sesuai dengan minat anak ). Melalui TKA, kami ingin memberikan pengalaman evaluasi yang lebih objektif dan menantang bagi para siswa, agar mereka siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Harpan berharap hasil TKA ini dapat menjadi pemicu semangat belajar bagi seluruh siswa. “Saya berharap hasil dari tes ini tidak hanya menjadi angka di sertifikat, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, beradaptasi, dan berprestasi. Terima kasih kepada seluruh guru dan panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Semoga ikhtiar kita semua membawa keberkahan dan kemajuan bagi SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan TKA, SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta menggunakan dua laboratorium komputer secara bergantian berdasarkan pembagian sesi. Salah satu peserta, Candrika, murid kelas XII Konsentrasi Keahlian Perhotelan, menyampaikan bahwa waktu persiapan TKA tergolong singkat, namun tetap diupayakan dengan sebaik mungkin. “Persiapannya cukup singkat, tetapi kami berusaha mengejar dan belajar sesuai dengan kisi-kisi yang telah diberikan,” ujarnya. Sementara itu, Desto, peserta lainnya, mengaku memanfaatkan waktu luang selama Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk belajar materi TKA. “Biasanya saya mengerjakan tugas PKL terlebih dahulu, lalu melanjutkan latihan soal-soal TKA. Tentunya saya telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengikuti TKA di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta,” tuturnya.